Selain AC, Ini yang Dilakukan Agar Kabin Mobil Bebas dari Virus

Jalur penularan virus Corona bisa melalui banyak faktor. Gejala umum virus sebagian besar mirip dengan infeksi saluran pernapasan atau lainnya, termasuk batuk, flu, sakit tenggorokan, serta disertai demam.

Sebagai pengguna kendaraan bermotor khususnya mobil, kabin dan interior bisa disebutkan sebagai salah satu media penyebaran virus Corona. Ya, mulai dari jok, karpet, AC, dan langit-langit. Untuk itu, upaya pencegahannya adalah dengan memastikan kebersihan kabin.

dr Henry Gunawan, yang praktik di Klinik Puri Permata Hijau, Jakarta Barat, menyebutkan pencegahan virus Corona bisa ditangkal dengan menjaga kebersihan ruang kabin mobil.

“Pencegahannya sama ya, selain memakai masker, mencuci tangan sehabis memegang interior mobil seperti setir, atau gagang pintu itu juga perlu,” kata Henry saat dihubungi kumparan, Senin (2/3).

Karena mobil punya ruang sirkulasi yang minim, Henry menyarankan untuk menjaga kondisi udara di dalam mobil salah satunya dengan membersihkan AC (Air Conditioner).

“Bisa dibersihkan setiap 1 atau 2 bulan sekali, karena memang virus akan berkembang cepat di ruangan yang lembab. ,” paparnya.

Sediakan hand sanitizer

Tak ada salahnya untuk membawa perlengkapan satu ini, ketika mengemudi bagian tangan akan sering memegang bagian interior pada mobil, seperti setir, tuas transmisi, dan power window.

“Dipakai sebelum dan sesudah berkendara, kebersihan tangan itu penting untuk mencegah virus.” tambahnya.

Vakum menyeluruh interior mobil

Masih berkaitan dengan kebersihan kabin mobil, Henry juga menyarankan untuk membersihkan area jok dari debu-debu atau kotoran.

“Bisa dengan alat vakum, jika sudah bersih bisa disemprot dengan disinfektan atau alkohol. Bakteri akan mati dengan cairan ini, itu sudah cukup dan sangat membantu,” tambahnya.

Fogging kabin mobil

Fogging alias pengasapan interior mobil juga bisa jadi alternatif. Henry menyebut dengan menggunakan cara ini bisa membunuh virus yang masuk ke dalam maupun keluar dalam kabin.

“Ini bagus dan bisa untuk kebersihan sirkulasi, tapi untuk yang menempel saya sarankan pakai disinfektan,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *