Usaha Toko Mainan Dan Analisa Kelayakannya, Yuk Di Simak!

Membuka usaha toko mainan masih jadi pilihan sebagian orang. Hal ini didasari karena adanya kebutuhan yang kontinyu terkait dengan mainan anak. Selain itu, usaha ini memang mendatangkan keuntungan yang tidak sedikit. Sebuah toko grosir mainan besar bisa meraup untung sampai ratusan juta rupiah sebulannya. Sedangkan toko kecil jarang ada yang merugi.

Artinya, kebutuhan akan mainan memang selalu ada. Ini sebabnya usaha toko mainan masih diminati oleh pelaku bisnis. Namun membuka usaha tentu tidak semudah membayangkannya. Sebuah usaha bisa dinilai layak atau tidak dari beberapa aspek. Pada artikel kali ini akan dibahas apakah toko mainan adalah sebuah usaha yang layak dijalankan.


Analisa Kelayakan Usaha Toko Mainan

Kelayakan sebuah bisnis ditentukan oleh berbagai faktor. Pada usaha-usaha besar aspek penentu layak atau tidaknya sebuah usaha sangat banyak. Antara lain aspek hukum, aspek produksi, aspek resiko, aspek keuangan dan juga aspek pemasaran. Begitu juga dengan sebuah toko mainan. Sebelum membukanya, ada baiknya untuk dikaji dulu kelayakannya.

Urus Legalitas

Jika memang serius untuk melakukan usaha dengan benar, maka ada baiknya mengurus segala hal tentang legalitas. Biasanya usaha toko mainan dilakukan secara perorangan. Namun jika dalam perjalanannya usaha berkembang besar, tidak ada salahnya membentuk sebuah badan usaha berupa CV atau PT. Bentuk usaha perorangan masih cocok untuk usaha ini.

Penyediaan Barang

Berikutnya adalah mengenai aspek produksi. Produksi di sini bisa diartikan memproduksi sendiri atau mengambil dari supplier. Kebanyakan, toko-toko mainan mengambil barang dari supplier. Jika jumlah supplier sudah bisa dipastikan maka usaha ini tentu layak untuk dijalankan. Hal ini karena ketersediaan barang sudah pasti terjamin. Namun jika supplier tetap belum ada, maka usaha ini akan sulit dijalankan.

Segmen Target Pasar

Produk yang dijual sudah jelas yaitu mainan. Selanjutnya adalah segmentasi dari produk ini. Penjual harus bisa menentukan siapa pembeli mainan. Dengan mengetahui calon pembeli, penjual bisa menyuguhkan produk yang tepat. Jangan sampai menjual mainan kelas atas di lingkungan padat penduduk kelas menengah. Lakukan dulu analisa ini agar bisa menentukan lokasi dan produk yang akan dijual.

Bagaimana pemasarannya?

Jika segmentasi dan target market sudah diketahui, maka akan mudah menyusun strategi pemasaran dan promosinya. Ada banyak saluran-saluran promosi yang bisa digunakan. Namun jika penjual tidak melakukan analisa terhadap target marketnya, maka jelas toko mainan ini akan sulit berkembang.

Rencana Anggaran
Aspek penting lainnya adalah tentang keuangan. Nilai uang yang diinvestasikan untuk usaha ini harus bisa kembali dalam periode yang telah diperhitungkan. Jika usaha ini sudah dijalankan sebelumnya namun tidak dalam bentuk toko, maka forecast akan jauh lebih mudah. Kelayakan aspek keuangan dapat dilihat dari arus kas sebelumnya. Membuka toko tentu perlu investasi yang lebih besar.

Persiapan Membuka Usaha Toko Mainan

Setelah melakukan analisa kelayakan maka pengusaha perlu mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan usaha baru ini. Sebuah toko saat ini bisa berarti dua, offline dan online. Walaupun dua hal ini bisa berjalan beriringan, namun perlakuan dan persiapannya tentu berbeda.

Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan ketika memutuskan untuk menjalankan usaha toko mainan:

Pemilihan Lokasi Toko

Lokasi toko merupakan hal yang sangat penting disini. Sebuah toko fisik memerlukan lingkungan yang mendukung. Misalnya, sebuah toko mainan akan memiliki potensi penjualan yang bagus jika dibuka di lingkungan dekat dengan perumahan. Atau juga di dekat pusat keramaian seperti pasar atau supermarket.

Lain halnya jika toko dibuka di lokasi yang sepi misalnya di lokasi pabrik atau industri. Walaupun sekarang usaha bisa dijalankan dimana saja dengan sistem online, namun tetap saja pemilihan lokasi yang tepat itu penting. Toko yang berada di pusat kota juga memudahkan proses mobilisasi barang dan orang.

Pemilihan Supplier Mainan

Toko tanpa barang dagangan adalah mustahil. Bagi usaha toko mainan, keberadaan supplier dan grosir mainan sangat penting. Apalagi supplier/grosir mainan dengan pasokan barang yang lengkap dan murah, namun juga berkualitas. Usahakan memiliki beberapa supplier mainan. Hal ini bertujuan untuk menjamin stok barang tetap tersedia. Anda bisa mendapatkan info lengkap tentang supplier dan pusat grosir mainan di sini: Pusat Grosir Mainan Anak Di Jakarta Bagian 1 (Pasar Pagi Asemka)

Memilih supplier itu gampang-gampang susah. Jika memungkinkan, pelajari bagaimana toko mainan pesaing mendapatkan pasokan mainannya. Memang tidak semua pesaing mau memberikan informasi ini. Namun dengan komunikasi yang baik, pesaing bisa dijadikan teman berdagang yang menguntungkan.

Melakukan Pencatatan yang Rapi

Toko mainan umumnya diisi oleh banyak jenis mainan. Selain mainan biasanya pemilik toko juga menambah dagangannya dengan pakaian dan keperluan bayi. Hal ini menjadikan stok barang di toko cukup banyak. Stok banyak ini perlu dicatat dengan rapi. Barang yang masuk dan keluar harus dicatat dan tidak boleh terlewat.

Dari catatan stok ini akan terlihat barang apa yang paling laku terjual. Untuk bisa melakukan ini, harus ada orang yang ditunjuk, dalam hal ini tentu saja karyawan. Pilih atau pekerjakan karyawan yang teliti dan cekatan. Buat juga catatan penjualan yang rapi setiap bulannya. Untuk memudahkan pekerjaan, pertimbangkan untuk menggunakan POS yang sekarang marak dijual di pasaran.

Jangan Multitasking

Di awal usaha memang pemilik selalu ingin menekan biaya. Namun jangan sampai terlalu pelit. Misalnya dengan mempekerjakan hanya satu karyawan, selebihnya ditangani sendiri. Ingat, sebuah toko itu layaknya perusahaan kecil. Harus ada pembagian tugas. Ada yang bertugas sebagai kasir, melayani pembeli, menjaga dan mengatur parkiran, mengurusi gudang dan stok barang, dan tugas lainnya.

Jelas ini tidak mungkin diselesaikan sendiri oleh pemilik toko. Jangan hanya karena sekarang ada software kasir yang bisa difungsikan untuk membuat segala bentuk laporan maka pemilik tidak mempekerjakan kasir. Fungsi pemilik usaha adalah untuk monitoring. Selebihnya, delegasikan kepada karyawan.

Tata Letak Toko

Sebuah toko yang nyaman adalah toko yang memiliki ruang gerak maksimal. Dalam mengatur tata letak, tempatkan kenyamanan pembeli pada urutan pertama. Wajar jika pemilik toko ingin memajang semua barang dagangannya. Namun, perhatikan juga keleluasaan pembeli dalam hal menyentuh, mencoba dan melihat-lihat barang.

Tata letak yang kurang tepat akan menimbulkan kesan sempit dan suram. Kegiatan belanja menjadi tidak nyaman jika begini keadaannya. Susun rak-rak dengan simetris kemudian tempatkan barang dengan rapi. Atur juga etalase sedemikian rupa agar pembeli leluasa melihat, memilih dan mencoba mainan. Jaga juga kebersihan dan pencahayaan toko.

Pilih Karyawan yang Berorientasi Pada Kepuasan Konsumen

Karyawan toko mainan harus memiliki sikap yang ramah dan solutif. Kebanyakan konsumen toko mainan adalah dari kalangan orang tua dan anak-anaknya. Maka, latihlah karyawan agar bisa selalu bersikap ramah. Orang yang datang ke toko mainan kadang bingung dengan banyaknya pilihan, maka karyawan harus bisa mengerucutkan pilihan mereka pada satu produk.

Usaha toko mainan adalah usaha yang potensial untuk dijalankan. Kebutuhan akan mainan selalu ada selama masih ada anak-anak. Dengan analisa dan perhitungan yang tepat, toko ini bisa jadi pilihan usaha. Membuka usaha berarti telah ikut meningkatkan pendapatan masyarakat. Ada lapangan kerja baru yang dibuka. Usaha-usaha seperti ini diharapkan bisa memperbaiki ekonomi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *