Masuk Indonesia, DSLR Canon EOS-1DX Mark III Dijual Rp 110 Juta

Pertama kali diperkenalkan pada Januari lalu, kamera DSLR teratas dari Canon, EOS-1DX Mark III, kini telah dipasarkan di Indonesia lewat PT Datascrip selaku distributor resmi produk Canon. EOS-1DX Mark III dirancang sebagai DSLR tangguh dengan bodi berbahan magnesium alloy yang tahan terhadap debu serta cipratan air, untuk menunjang pekerjaan para profesional seperti fotografer olahraga, satwa liar, hingga jurnalistik.

Resolusi sensor full frame EOS-1DX Mark III yang sebesar 20,1 MP mirip dengan pendahulunya, tapi kini menggunakan filter High Detail Low-Pass yang diklaim mampu menghasilkan jepretan lebih tajam. Baca juga: Kamera Mirrorless Termungil dari Canon Dijual Rp 8 Jutaan di Indonesia Sensor tersebut dipadukan dengan prosesor pengolah gambar Digic X.

Tingkat sensitivitasnya sebesar ISO 100-102.400 (native) yang bisa dikembangkan menjadi ISO 50-819.200. Canon mengklaim prosesor ini memiliki kinerja pengolahan AF yang 380 kali lebih baik dibandingkan chip Digic 6+ di EOS 1D-Mark II, berikut performa pengolahan gambar yang 3,1 kali lebih tinggi.

Sistem autofokus EOS-1DX Mark III sendiri terdiri dari 191 titik AF (65 cross type) yang mampu melacak kepala dan wajah subyek. Burst rate mencapai 16 FPS untuk pemotretan dengan viewfinder atau 20 FPS untuk pemotretan dengan mode Live View lewat LCD.

“Kehadiran EOS-1DX Mark III menjadi jawaban dari penantian fotografer profesional yang mendambakan kamera dengan kualitas gambar, kecepatan, dan daya tahan di atas rata-rata,” ujar Ass. Director Canon Marketing Division Datascrip Sintra Wong.

Kemampuan video EOS-1DX Mark III ikut diperbarui dan kini sanggup merekam hingga resolusi 5.5K RAW 60 FPS secara internal, 4K 60 FPS tanpa cropping, dan 1080p dengan frame rate hingga 120/ 100 FPS. Mekanisme shutter dan mirror pada EOS-1DX Mark III memiliki rating 500.000 siklus kerja. Sementara media penyimpanan datanya menggunakan dual slot CFexpress dengan kecepatan transfer data mencapai 2 GB per detik.

Keperluan transfer foto dan video ke perangkat lain didukung oleh konektor SuperSpeed Plus USB (USB 3.1 Gen 2) berkecepatan tinggi. Kamera ini juga dibekali konektivitas WiFi dengan fungsi FTP sehingga bisa dipakai mentransfer gambar tampa perangkat tambahan. Menurut keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Jumat (28/2/2020), PT Datascrip memasarkan Canon EOS-1DX Mark III dengan banderol harga Rp 110.000.000 (body only).

 

 

 

Vivo V19 Muncul di Video Kisah Afgan, Diresmikan 10 Maret

Vivo Indonesia kembali memunculkan sosok smartphone teranyarnya, Vivo V19, dalam sebuah konten visual. Setelah muncul di Instagram, wujud Vivo V19 kini terpampang jelas dalam sebuah video trailer berjudul “Perfect You” yang diunggah akun YouTube Vivo Indonesia.

Video berdurasi sekitar dua menit itu menampilkan desain smartphone Vivo V19, baik dari depan maupun belakang. Ponsel terbaru Vivo itu terlihat digunakan oleh penyanyi Afgansyah Reza ( Afgan) dan aktris Jessica Mila. Afgan dan Jessica digambarkan sebagai pasangan kekasih yang mesra, tetapi sempat menemui masalah, menjelang perayaan hubungan mereka.

Video ini bisa jadi merupakan teaser dari film pendek yang bakal ditampilkan sebagai promosi smartphone Vivo V19. Video lengkapnya dapat Anda tonton di YouTube melalui tautan ini. Dalam video, Vivo V19 terlihat jelas memiliki empat kamera utama berikut sebuah LED flash yang dimuat di modul kotak pada sisi kiri ponsel. Desain ini mengingatkan kita dengan beragam ponsel flagship kekinian.

Belum diketahui besaran resolusi dari keempat kamera tersebut. Yang pasti, salah satu kameranya, bisa jadi kamera utama, beresolusi 48 megapiksel. Lihat tampak depan, Vivo V19 tampil dengan desain layar bezel-less dengan punch hole di sebelah kanan atas. Lubang ini menampung kamera selfie beresolusi 32 megapiksel dan disebut Vivo memiliki fitur penjepretan malam hari “Super Night Selfie”.

Diperlihatkan juga ponsel ini sudah dibekali dengan port USB Type-C berikut earphone jack 3,5 mm. Sosok Vivo V19, yang dipamerkan dalam video tersebut, hadir dengan dua varian warna dengan nuansa glossy, warna putih mirip Vivo V17 Pro dan warna biru yang identik dengan Vivo V15 Pro. Selain informasi tadi, belum diketahui dengan pasti detail spesifikasi lain dari ponsel tersebut.

Namun, jika mengacu pada rumor yang tersiar, Vivo V19 bakal mengusung layar AMOLED berukuran 6,5 inci dan ditenagai dengan chipset Snapdragon 730G berikut RAM berkapasitas 8 GB. Selain video di atas, Vivo Indonesia juga telah mengunggah tiga posting di Instagram @vivo_Indonesia pada Kamis (27/2/2020).

Salah satu unggahan menampilkan informasi tanggal peluncuran Vivo V19 di Indonesia. Acara peluncuran Vivo V19 disebutkan bakal digelar pada 10 Maret mendatang. Vivo sudah pasti akan membeberkan secara detail spesifikasi, fitur, serta harga Vivo V19 pada momen tersebut. Mari kita nantikan kejutan yang bakal hadir di Vivo V19.

 

 

 

Keren, TCL Bikin Ponsel dengan Layar yang Bisa Digeser

Ponsel layar lipat (foldable) mungkin sudah terbilang umum. Mulai dari Huawei Mate X sampai Samsung Galaxy Z Flip, ponsel layar lipat dengan berbagai bentuk dan mekanisme yang meluncur setahun belakangan kini sudah menjadi gadget yang mainstream.

Di saat vendor lain sibuk mengembangkan ponsel layar lipat, TCL justru mengembangkan ponsel dengan layar yang bisa digeser. Tujuannya pun tetap sama, agar bisa mengubah ponsel berukuran normal menjadi tablet dengan satu tarikan.

Konsep yang unik ini pertama kali dilaporkan oleh Cnet. Dikutip dari situs Cnet, Selasa (18/2/2020) sumber mereka memastikan ponsel konsep ini seharusnya dipamerkan di gelaran Mobile World Congress (MWC) 2020 yang sayangnya kini telah dibatalkan karena wabah virus corona.

Melihat foto-foto yang berhasil didapatkan Cnet, desain yang unik ini belum pernah digunakan vendor lain sebelumnya. Ponsel konsep tanpa nama ini menggunakan layar yang melengkung di sisi kiri dan kanannya.

Di antara dua kamera depan dan bagian tengah layar, terdapat celah pada sasis yang bisa ditarik untuk memperlihatkan layar tambahan yang keluar dari bawah layar utama. Cara kerjanya mungkin mirip dengan meja makan yang bisa ditarik sisinya untuk ditambahkan ekstensi.

Dari belakang, bagian layar keduanya juga memiliki casing-nya sendiri untuk menopang display. Bagian layar yang bisa ditarik juga terlihat sedikit lebih tipis dibanding bodi utamanya, jadi masih ada sedikit ruang untuk menyimpan layar kedua.

Tidak diketahui bagaimana mekanisme di bagian dalam ponsel bekerja. Dari foto yang terlihat juga ada indikasi bahwa jika ponsel telah berubah menjadi tablet, salah satu sisinya pasti akan kosong karena layar keduanya telah dikeluarkan dari bodi utamanya.

Walau prototipe ini sudah siap untuk dipamerkan di MWC 2020, bukan berarti produk ini siap dipasarkan. TCL juga sebelumnya sudah menunjukkan prototipe ponsel layar lipatnya beberapa kali, tapi produk tersebut tidak kunjung tersedia untuk publik.

Terlepas dari akan dirilis atau tidak, setidaknya konsep dari TCL ini menunjukkan bahwa vendor ponsel masih terus berinovasi dengan form factor baru.

Hal-hal yang Terjadi Kalau Kamu Hapus WhatsApp

Meski bermanfaat dalam banyak hal, WhatsApp terkadang juga sering menyebalkan. Tidak heran, ketika sudah tidak tahan dengan penyebaran hoax misalnya, privasi merasa terganggu, atau sering dapat pesan dari orang-orang tidak dikenal, ada orang-orang yang terpikir untuk uninstal dan menghapus akun WhatsApp karena malas menggunakannya lagi.
Menghapus WhatsApp mungkin perkara gampang. Tapi pernahkah kamu terpikir, apa yang akan terjadi ketika kalian hapus WhatsApp? Beberapa hal ini jawabannya.

History dan backup pesan

Menghapus WhatsApp akan menghapus semua record chat di ponsel. Kamu tidak akan bisa lagi membuka WhatsApp dan mengakses pesan yang sudah diterima sebelumnya. Bahkan, backup pesan di iCloud (untuk iPhone) dan Google Drive (di Android) juga akan dihapus. Kamu tidak bisa mengembalikannya ketika mengaktifkan lagi akun WhatsApp.

Pesan yang sudah diterima

Karena akun kamu tidak ada di WhatsApp, orang lain pun tidak bisa mengirim pesan. Namun, jika thread obrolan ada di WhatsApp orang-orang tersebut, mereka bisa mengirim pesan ke kamu. Tapi, pesan itu hanya akan terlihat centang satu di WhatsApp si pengirim, sedangkan kamu tentu saja tidak bisa menerima pesan-pesan tersebut.

Grup WhatsApp

Apa yang terjadi dengan grup WhatsApp? Kamu akan otomatis terhapus dari semua grup WhatsApp yang diikuti. Dan ketika itu terjadi, orang lain di dalam grup akan melihat notifikasi kamu meninggalkan grup.

Kalau kamu yang membuat grup WhatsApp, maka kamu tidak akan lagi menjadi admin grup tersebut. Dan anggota lain dalam grup akan dipilih secara acak menjadi admin pengganti jika tidak ada admin lain.

Foto profil dan about

Karena keduanya disimpan di server WhatsApp, gambar profil dan tentang (about) kamu pun akan dihapus dari WhatsApp. Tapi itu tidak berarti foto profil kamu juga terhapus dari ponsel. Jangan khawatir, foto profil hanya akan menghilang di WhatsApp dan akan tetap tersimpan di ponsel selama kalian menyimpannya.

Settings

Karena akun WhatsApp kamu tak lagi eksis, settings atau pengaturan WhatsApp juga akan dihapus. Perubahan apapun yang kamu buat pada pengaturan, akan kembali ke pengaturan asli alias default ketika kamu mengaktifkan lagi akun WhatsApp.

Foto dan video

Di Android, jika WhatsApp kamu diatur untuk mendownload foto dan video secara otomatis, konten tersebut akan tetap ada di ponsel selama kamu menyimpannya. Kamu bisa mengaksesnya lewat aplikasi gallery di dalam folder WhatsApp. Kalau WhatsApp kamu tidak mendownloadnya secara otomatis, foto dan video tersebut akan hilang dari WhatsApp.

Hampir serupa dengan Android, untuk pengguna WhatsApp di iPhone, ketika mendownoad foto dan video dari WhatsApp, konten ini akan tetap ada di server WhatsApp. Kamu perlu mendownloadnya secara manual ke ponsel dengan tap tombol save. Kalau kamu belum menyimpannya, kalian akan kehilangan semua foto dan video tersebut setelah hapus WhatsApp. Tapi kalau kamu sudah ke ponsel, tentu saja foto dan video-video di WhatsApp masih bisa dilihat lewat Apple Photos atau aplikasi gallery lainnya di iPhone.

Payment History

Di beberapa negara, WhatsApp sudah mendukung pembayaran digital. Buat pengguna yang menggunakan layanan ini, payment history akan terhapus. Si pengguna juga harus mengkoneksikan ulang akun bank mereka ke WhatsApp ketika mengaktfikan lagi WhatsAppnya.

Ketika mengaktifkan lagi akun WhatsApp

Kamu tentu saja bisa mengaktifkan lagi akun WhatsApp yang sudah dihapus menggunakan ponsel yang sama. Meski demikian, seperti sudah disebutkan sebelumnya, kamu harus memulai semuanya dari awal sebagai pemegang akun baru. Apa pun yang sudah dihapus tidak akan kembali.

Ini akan seperti membuat akun WhatsApp baru dengan nomor ponsel yang sama, kamu juga harus mengatur lagi settings, dan lain-lain, serta bergabung lagi dengan grup yang dulu ditinggalkan. Ketika kamu mengaktifkan kembali WhatsApp, kamu akan secara otomatis muncul di daftar kontak WhatsApp dari semua orang yang telah menyimpan nomor kamu.

Kesimpulannya, hal-hal berikut ini akan terjadi jika kamu hapus WhatsApp:

Semua chat thread akan hilang
Backup cloud iCloud dan Google Drive akan dihapus
Kamu akan terhapus dari grup WhatsApp
Kamu tidak lagi menjadi admin grup WhatsApp
Info akun dan foto profil hilang
Payment history dan akun bank yang terkoneksi terhapus
Pengaturan WhatsApp akan terhapus semua.

Ponsel Teraneh di Dunia, Pakai Nomor Putar Ala Telepon Jadul

Seorang insinyur membuat ponsel aneh dengan nomor yang diputar ala telepon zaman dulu. Lebih aneh lagi, ponselnya laku dicari orang.

Justine Haupt adalah insinyur peneliti di Brookhaven National Laboratory di New York, Amerika Serikat. Berbeda dengan orang kebanyakan, dia anti dengan smartphone yang menurut dia omong kosong dan mengendalikan penggunanya.

Dia pun menciptakan Rotary Cellphone, alias HP dengan nomor putar seperti telepon rumah tahun 1980-an. Haupt mempromosikan HP uniknya di situs resminya seperti dilihat detikINET, Rabu (19/2/2020).

Bentuknya aneh, seperti kawin silang yang dipaksakan antara telepon rumah dan ponsel. Haupt mendesain semuanya sendiri dari mainboard dengan segala kabelnya, casingnya dia bikin dengan printer 3D.

Ponsel Teraneh di Dunia, Pakai Nomor Putar Ala Telepon JadulJustine Haupt dan ponsel aneh rancangannya (Justine Haupt/skysedge)

“Saya ingin sesuatu yang sepenuhnya punya saya, personal dan taktis juga tidak usah SMS,” kata dia.

Ponsel rancangannya punya 1 fungsi utama: menelepon orang lain. Menurut dia, aneka aplikasi smartphone dan aneka fiturnya itu omong kosong.

“Dunia layar sentuh hiperkonektivitas itu mengganggu dan orang tidak punya kuasa atas telepon mereka,” kata Haupt.

Untuk menelepon orang lain, kita tidak usah memutar nomornya satu persatu. Haupt merancangnya menjadi speed dial. Setiap nomor mewakili kontak yang ingin dihubungi. Artinya dia hanya bisa menyimpan 10 nomor telepon.

Ponsel Teraneh di Dunia, Pakai Nomor Putar Ala Telepon JadulBisa rakit sendiri (Justine Haupt/skysedge)

Bahkan, tombol powernya menggunakan tombol geser. Sekali lagi, Haupt anti dengan cara menekan tombol yang lama untuk menghidupkan ponsel.

Ponsel ini memakai ATmega2560v mainboard dan FONA 3G untuk menangkap sinyal dengan antena Quad-band GSM, ada slot SIM Card 3G, baterainya 1,2Ah Lippo Battery yang umurnya cuma 2 jam. Repot juga nih!

Dengan segala kesederhanaan dan keanehan ponselnya, justru orang-orang mau membelinya dan jadi pemberitaan sejumlah media. Haupt menjualnya dalam bentuk siap rakit, kecuali beberapa komponen dan nomor putar yang mesti dicari sendiri ke tukang barang bekas.

Haupt menjualnya di situs Skysedge.us yang merupakan perusahaan robotik milik dia dan suaminya. Harganya USD 170 (Rp 2,3 juta).

Entah orang beli karena inovasi bentuknya yang aneh atau hobi merakit elektronik. Ada-ada saja!

Lewat Ponsel C Series, Realme Dorong Kreativitas Anak Muda

Ponsel anyar Realme C3 resmi melenggang di Tanah Air. Menawarkan spesifikasi yang lebih menarik yang menyasar kalangan anak muda, peluncuran Realme C3 ini juga dikatakan untuk mendukung aktivitas gaming dengan semangat Dare-to-Leap bagi ponsel Realme C series.

Marketing Director Realme Indonesia Palson Yi mengatakan melalui hal ini Realme Indonesia turut meluncurkan sejumlah kolaborasi di berbagai sektor unggulan mulai dari eSport, film, hingga musik yang mengakomodir berbagai aktivitas produktif.

“Realme ingin mendorong mereka untuk menciptakan aktivitas yang positif serta inspiratif bagi anak muda lainnya dengan memberikan produk terbaik di segmennya untuk memfasilitasi anak muda di Indonesia guna mencapai impian mereka,” ujarnya, Senin (19/2/2020).

Berawal dari eSport, kata Palson, Realme mengamati bahwa eSports sangat populer dan banyak pemain muda yang ambisius di Indonesia yang memiliki tujuan untuk menjadi atlet eSports profesional.

“Jadi, Realme memutuskan untuk berkolaborasi dengan MPL ID Season 5, turnamen eSport profesional terbesar di Indonesia, untuk mendorong lebih banyak anak muda memperjuangkan impiannya. Baik Realme maupun MPL hadir untuk anak muda berbagi semangat Dare-to-Leap yang sama serta agresif dalam mencapai tujuan,” jelasnya.

Sementara itu, Martinus H menambahkan pihaknya mengaku senang berkolaborasi dengan Realme dalam mendukung turnamen eSport bergengsi di Asia. Melalui berbagai teknologi terkini yang dihadirkannya memenuhi syarat untuk melatih keterampilan para gamers.

“Kami sangat senang bekerja sama dengan Realme untuk MPL ID Seasons 5. Seperti yang kita ketahui, MPL adalah turnamen MLBB paling bergengsi di Asia, di mana semua pemain profesional bersaing dan berjuang untuk mendapatkan gelar tim MLBB terbaik. Ambisi tinggi dan semangat juang mereka sangat mirip dengan semangat Dare-to-Leap Realme,” jelasnya.

“ONIC adalah contoh sempurna dari anak muda dengan tekad untuk menerobos semua kemungkinan. Bersama ONIC, Realme ingin mendorong anak muda Indonesia untuk tetap bertekad dan fokus untuk mencapai impian mereka seperti tim ONIC.Adapun Head of Business Development MOONTON Indonesia menuturkan pada Juni 2019, Realme juga mendukung tim ONIC, salah satu tim eSport paling top yang penuh dengan talenta muda di Indonesia selama Mobile Legends: Bang Bang Southeast Asia Cup (MSC) Filipina 2019.

Selain itu, di bidang pertunjukan seni, Realme juga berkolaborasi dengan Milea: Suara dari Dilan, yang dibintangi oleh Brand Ambassador muda dan berbakat Realme Iqbaal Ramadhan.

Google Rilis Android 11, Apa Saja Fitur Barunya?

Biasanya Google baru merilis Android Terbaru versi Developer Preview pada Maret, namun kini mereka sudah merilis Android 11. Apa saja yang baru?

Sesuai namanya, ini adalah Android yang ditujukan untuk para developer agar bisa menjajal aplikasi buatannya di OS terbaru itu. Sangat tidak disarankan untuk menginstal pembaruan ini pada ponsel utama yang dipakai harian, karena biasanya masih menyimpan banyak bug.

Google menjanjikan banyak hal pada OS terbaru ini, seperti dukungan 5G yang lebih baik, fitur privasi yang lebih baik, serta tampilan antarmuka messaging yang baru, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Kamis (20/2/2020).

Berikut adalah fitur baru di Android 11:

Bubbles. Fitur ini sejatinya adalah bagian dari Android 10, dan mengingatkan pada tampilan chat heads milik Facebook. Ini adalah tampilan antarmuka baru untuk aplikasi messaging, di mana pengguna bisa membuka sejumlah percakap sekaligus yang mudah diakses. Saat ini, fiturnya hanya kompatibel dengan aplikasi messaging bawaan Android, namun ke depannya mungkin bakal bisa dipakai di WhatsApp, Facebook Messenger, ataupun Signal, dan lainnya.

Conversations. Bersama dengan bubbles, ada juga bagian conversations atau percakapan yang muncul di area notifikasi. Kini tampilan pesan di bagian notifikasi akan terpecah sesuai aplikasinya, seperti email, Instagram, dan juga pembaruan aplikasi. Tujuannya adalah untuk membuat pengguna bisa menggunakan area tersebut untuk berkomunikasi.

App permission yang lebih baik. Pada Android 11 pengguna mempunyai opsi untuk memberikan izin sementara ke aplikasi untuk mengakses fitur tertentu pada ponsel, seperti kamera, mikrofon, dan data lokasi. Fitur semacam ini sebelumnya ada di iOS.

Screen recording. Fitur perekaman layar ini sebenarnya sudah sempat ada di Android 10 beta, namun malah dihilangkan pada versi finalnya. Kini fitur tersebut kembali hadir di Android 11 dengan tampilan yang lebih menarik. Jadi mungkin saja fitur perekaman layar ini bakal tersedia sampai Android 11 versi final dirilis.

Selain itu ada juga perubahan kecil pada sejumlah fitur Android, yaitu:

Pengaturan dark mode secara otomatis.

Gesture Motion Sense untuk mengatur pemutaran musik (khusus Pixel 4).

Pengaturan untuk meningkatkan sensitivitas layar sentuh di Pixel 4.

Airplane mode tak lagi mematikan koneksi Bluetooth untuk audio.

Tampilan antarmuka untuk screenshot baru, namun opsi ini masih tersembunyi dan tak muncul otomatis.

Lalu sebenarnya masih banyak perubahan ataupun penambahan lain yang tak terlihat langsung. Seperti dukungan yang lebih baik untuk ponsel layar lipat, layar waterfall, dan layar hole punch. Ada juga integrasi 5G yang lebih baik, peningkatan privasi dan keamanan, dan lainnya.