Ingin Tetap Makan Enak Tapi Tak Mau Gemuk? Begini Triknya

Sarapan roti setiap pagi atau meneguk secangkir kopi yang ditambahkan krimer memang sangat nikmat bukan? Namun, tak semua makanan dan minuman yang kamu suka itu boleh dikonsumsi setiap hari lho!

Meski tak sehat bila dikonsumsi setiap hari, kamu bisa mencari pengganti makanan dan minuman tersebut sebagai penggantinya.

Mengutip dari Healthline, berikut ini adalah 4 makanan sehat yang bisa jadi pilihan pengganti untuk kamu konsumsi sehari-hari.

  1. Krimer kopi diganti santan

Krimer membuat rasa kopi jadi lebih lembut, manis dan menambah kenikmatannya. Namun, krimer umumnya dikemas dengan tambahan gula di dalamnya, sehingga akan menimbulkan masalah kesehatan, seperti risiko naiknya berat badan bila dikonsumsi setiap hari.

Terlebih, krim kopi kebanyakan mengandung warna buatan, pengawet dan pengental seperti karagenan.

Tak perlu khawatir, ada alternatif pengganti krimer yang bebas bahan susu dan renda gula tambahan, maka resep sederhana ini bisa kamu coba:

– Satu kaleng santan berukuran 400 ml yang rendah lemak

– 1 sendok makan (15 ml) sirup maple atau bisa juga sesuai selera

– 1 sendok teh (5ml) ekstrak vanili

Cukup masukkan bahan-bahan ke dalam botol lalu kocok dengan baik hingga semuanya bercampur. Simpan di dalam kulkas selama satu minggu atau bekukan di dalam freezer untuk penyimpanan jangka panjang dan jangan lupa kocok terlebih dahulu krimer yang kamu buat sebelum menggunakannya.

  1. Soda diganti infused water

Soda dan minuman manis lainnya memang memiliki risiko pada masalah kesehatan bila dikonsumsi secara terus-menerus. Misalnya risiko terkena diabetes, obesitas, bahkan sindrom metabolik, seperti gejala naiknya tekanan darah dan peningkatan gula darah.

Apabila kamu sangat menyukai minum soda, kamu bisa mencoba alternatif ini sebagai gantinya:

– Infused water, masukkan irisan buah-buahan favorit ke dalam botol yang berisi air mineral, ini bisa jadi pengganti soda yang sehat dan tentu beraroma buah-buahan.

– Teh hijau, kandungan gula yang jauh lebih sedikit daripada soda, bisa menjadi pilihan sehat pengganti soda.

Meski terdapat berbagai macam pilihan, tetap saja air putih merupakan pilihan yang terbaik untuk kesehatan.

  1. Roti putih diganti roti gandum

Umumnya orang lebih menyukai tekstur roti putih yang lembut dan empuk daripada roti yang lebih sehat seperti gandum atau gandum hitam. Namun, seperti semua produk olahan biji-bijian, roti putih hanya mengandung sedikit nilai gizi, karena rendah serat, vitamin, protein dan juga antioksidan.

Tentu, menggantinya dengan opsi yang lebih bergizi akan meningkatkan kesehatan di tubuh kamu, seperti lebih memilih gandum yang berjenis kecambah, seperti roti Yehezkiel karena tinggi protein dan juga serat.

  1. Permen diganti buah kering

Siapa yang tak suka cemilan manis ini? Seperti yang kita ketahui, terlalu banyak mengonsumsi permen akan meningkatkan risiko terkena obesitas, diabetes, bahkan penyakit jantung.

Mengganti permen dengan alternatif lain merupakan pilihan yang bijak bukan? Kamu bisa menggantinya dengan buah-buahan kering, seperti mangga atau apel kering yang lebih memberikan nilai gizi daripada permen.

Tak hanya itu, cemilan pengganti seperti smoothie, yogurt, dan buah segar lainnya bisa menjadi pilihan sehat yang kaya akan gizi sebagai pengganti permen.

Konsumsi Serat Ini, Orang Kantoran Bisa Turunkan Kolesterol

Suhu ruangan di kantor yang dingin dan sejumlah pekerjaan yang menumpuk bisa menjadi salah satu faktor para pekerja kantoran menjadi mudah lapar. Semakin banyak tekanan yang memicu stres, kerap kali mendorong mereka untuk makan dalam jumlah banyak.

Untuk mengatasi hal ini cara paling praktis dan cepat yang dilakukan pekerja kantoran adalah memesan makanan cepat saji melalui ojek online. Tentu makanan ini tak direkomendasikan karena dampaknya tak baik untuk kesehatan serta memicu kolesterol.

Jika kebiasaan mengkonsumsi makanan cepat saji ini terus berlanjut maka pekerja kantoran terancam mengalami kolesterol tinggi dan berpotensi mengidap penyakit degeneratif yang dipicu oleh kolesterol.

Sebagai gantinya, untuk menurunkan kolesterol ini pekerja kantoran dapat mengonsumsi makanan berserat tinggi. Lalu mengapa harus makanan berserat?

Seperti diketahui serat adalah kandungan dalam makanan nabati yang tidak dapat dicerna atau diserap tubuh. Kandungan ini berbeda dengan kandungan lain seperti karbohidrat, lemak maupun protein yang justru mudah diserap oleh tubuh.

Sedangkan serat hanya lewat di tubuh manusia, namun memiliki manfaat yang kaya bagi kesehatan. Oleh karena itu pekerja kantoran bisa mulai beralih ke makanan berserat ini untuk menurunkan kolesterol.

Biji Bunga Matahari

Biji bunga berwarna kuning cerah ini ternyata bisa jadi makanan yang cocok untuk memenuhi kebutuhan serat. Ukurannya yang kecil sangat cocok untuk menjadi kudapan di sela-sela mengerjakan tugas di kantor.

Makanan biji-bijian ini dinilai sangat baik untuk dikonsumsi karena mengandung adanya kolesterol yang bisa menurunkan kadar kolesterol yang tinggi di dalam tubuh.

Anggur

Siapa yang tak suka buah berbentuk bulat dengan ukuran yang kecil ini. Rasanya yang manis dan menyegarkan ini cocok jadi salah satu bekal makanan untuk dibawa ke kantor. Ukurannya yang praktis dan mudah dibawa dalam kotak makan, bisa jadi pilihan pekerja kantoran sebagai makanan selingan saat bekerja.

Diketahui buah ini bisa mencegah penggumpalan darah bahkan bisa menangkal kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Anggur sendiri mengandung serat yang banyak serta mempunyai zat catechin di mana bisa menurunkan kadar kolesterol yang tinggi.

Alpukat

Buah ini bisa dikategorikan sebagai buah yang istimewa. Tak heran buah bertekstur lembut ini punya nilai ekonomis yang tinggi karena sumber dari lemak tidak jenuh tunggal.

Jenis lemak yang terkandung dalam alpukat dapat meningkatkan kadar dari kolesterol atau HDL serta menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL. Tak hanya itu, alpukat juga mengandung beta sterol, jenis dari nabati untuk bisa menurunkan kadar kolesterol yang diserap tubuh yang bersumber dari makanan lain. Pekerja kantoran dapat mengonsumsinya dengan berbagai cara, bisa dibuat jus, isian sandwich juga salad.

Beras Merah

Beras ini kini menjadi salah satu tren gaya hidup sehat oleh masyarakat urban. Memiliki sejumlah kandungan seperti selium, magnesium, vitamin B, serta fitonutrienm, beras merah bisa dikonsumsi untuk menurunkan lemak yang terdapat dalam darah. Seratnya yang tinggi bisa membantu dalam menurunkan kadar gula darah.

Keempat jenis makanan ini bisa dimasukkan dalam daftar konsumsi sehari-hari, khususnya sebagai makanan selingan saat rasa lapar melanda di jam tanggung di tengah hiruk pikuk pekerjaan.

8 Makanan Sehat yang Bisa Dimakan Tiap Hari

Untuk menjaga kesehatan tubuh, kita perlu makan makanan sehat. Selain menjadi sehat, tubuh pun akan menjadi bugar.

Pengertian makanan sehat adalah makanan yang seharusnya mengandung beragam nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun tidak semua orang suka makanan sehat. Karena itu untuk kesehatan tubuh, kamu harus mengubah pikiran untuk makan makanan sehat.

Apa saja makanan sehat itu? Syarat makanan sehat yaitu bersih, memiliki gizi yang baik, dan seimbang. Berikut daftar makanan sehat seperti dirangkum dari berbagai sumber:

  1. Buah-buahan

Buah-buahan penting dikonsumsi karena memiliki kandungan vitamin yang tinggi. Buah yang memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, antara lain jeruk yang mengadung vitamin C, apel karena memiliki kandungan serat dan vitamin C, alpukat memiliki kandungan tinggi lemak sehat, kalium, dan vitamin C, dan pisang, yang memiliki salah satu sumber kalium, serta buah-buahan berry, seperti blueberry dan strawberry karena memiliki kandungan antioksidan dan serat yang tinggi serta rendah kalori.

  1. Yoghurt

Yoghurt mengandung sejumlah nutrisi penting lainnya seperti protein dan kalsium. Makanan ini juga dapat menghilangkan stres.

  1. Daging dan Telur

Daging sapi tanpa lemak adalah sumber protein dan zat besi yang tinggi bila dibanding daging lainnya. Untuk telur, tergolong sebagai salah satu bahan makanan yang paling bergizi. Telur memiliki kandungan protein dengan kandungan asam amino esensial dan non-esensial lengkap, vitamin, mineral, dan lemak tak jenuh.

  1. Kacang-Kacangan dan Biji-Bijian

Kelompok makanan ini merupakan jenis makanan sehat dan sarat akan nutrisi dan berbagai mineral penting untuk tubuh, termasuk magnesium dan vitamin E. Kacang-kacangan merupakan sumber protein nabati yang baik.

  1. Ikan

Ikan merupakan sumber asam lemak omega-3 dan yodium. Orang yang sering makan ikan laut, memiliki risiko lebih rendah terhadap beragam penyakit, termasuk penyakit jantung.

  1. Susu

Susu memiliki kandungan tinggi mineral, protein hewani, lemak sehat, dan vitamin. Selain itu, kandungan kalsium pada susu terbilang tinggi.

  1. Teh Hijau

Teh hijau tinggi antioksidan. Teh hijau juga dapat meningkatkan metabolisme lemak.

  1. Sayuran

Sayuran hijau yang baik dikonsumsi yakni sawi hijau, brokoli, dan bayam. Semuanya mengandung serat yang tinggi.

Itulah makanan sehat rekomendasi untuk kamu. Makanan itu bisa dikonsumsi setiap hari lho.

Hati-hati, Sarapan dengan Buah dan Sayur Berikut Bikin Terus ‘Ngegas

Kentut, sendawa, dan nyeri karena kembung sering terjadi pada semua orang. Apalagi jika terjadi di pagi hari, tentunya bisa mengganggu.

Menurut National Digestive Diseases Information Clearinghouse, gejala memalukan ini bisa disebabkan karena menelan udara saat makan atau karena mencerna makanan saat proses pencernaan. Dikutip dari Live Strong, mengurangi mengonsumsi makanan berikut ini di pagi hari juga bisa mengurangi gejala tersebut:

  1. Sayur dan buah kaya serat

Kacang-kacangan, polong, dan kebanyakan buah mengandung serat yang mudah larut di dalam air dan menjadi halus serta mirip jeli di dalam usus. Serat jenis ini tidak akan dicerna hingga ia mencapai usus besar, dan di sinilah yang menjadikan serat menyebabkan gas. Kurangi konsumsi makanan ini untuk tidak konsumsi sesering mungkin di pagi hari untuk menjaga asupan serat tetap dapat tanpa merasa kembung dan nyeri karena kentut.

  1. Sayuran pati

Tubuh tak bisa mengonsumsi makanan pati seperti kentang dan jagung secara langsung karena membutuhkan enzim yang dibutuhkan untuk mencernanya kurang atau tak ada. Di usus besarlah makanan pati ini dicerna oleh bakteri dan menghasilkan gas karbon dioksida, hidrogen, dan sepertiganya adalah metana yang nantinya akan keluar lewat anus alias kentut. Seimbangkan bakteri dan konsumsi makanan pati di pagi hari ini bisa menghindarkanmu dari terus-terusan ‘ngegas’.

  1. Kacang dan sayuran mengandung raffinose

Kebanyakan makanan yang mengandung karbohidrat bisa menyebabkan gas, terutama makanan yang mengandung gula kompleks raffinose. Gula ini ditemukan dalam kacang-kacangan dan lentil. Selain itu juga pada sayuran cruciferous seperti kubis, brokoli, asparagus, dan kembang kol.

  1. Buah dan sayur mengandung fruktosa

Makanan yang mengandung gula fruktosa bisa menyebabkan gas dan sembelit karena kentut. Kebanyakan dikandung oleh banyak buah, seperti pir, kurma, kismis, buah tin, anggur, nanas, apel, dan pisang. Fruktosa juga ditemukan dalam buah-buahan kering. Sayuran juga ada yang mengandung fruktosa seperti bawang bombay yang bisa menyebabkan kamu banyak kentut pagi ini.

  1. Buah-buahan mengandung sorbitol

Buah persik, pir, dan apel merupakan buah sumber sorbitol penghasil gas kentut. Sorbitol juga ditemukan dalam makanan bebas gula sebagai tambahan, sehingga bisa menyebabkan diare, kembung, dan rasa ingin terus kentut. Hal ini disebabkan gula ini tak benar-benar terserap di usus kecilmu namun melewati usus dan jika dikonsumsi dalam jumlah besar, sorbitol bisa menyebabkan kentut.

Tips Dokter Cegah Penyakit Kronis Kambuh Saat Libur Panjang

Berbagai penyakit kronik cenderung muncul pasca liburan panjang, seperti libur akhir tahun. Hal ini disebabkan karena berbagai makanan dan minuman enak yang kalap dikonsumsi saat merayakan pesta pergantian tahun bersama teman atau keluarga, baik di rumah maupun di tempat lain.

Biasanya makanan atau minuman yang dikonsumsi saat liburan memiliki kalori dan lemak tinggi, terlalu manis, serta bersoda yang tidak baik untuk kesehatan. Akhirnya berbagai penyakit kronik menghantui seperti kolesterol tinggi, kencing manis, asam urat, hipertensi, bahkan obesitas atau kegemukan.

Untuk mencegah hal itu terjadi, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof dr Ari Fahrial Syam memberikan 8 tipsnya:

  1. Kualitas makanan harus diperhatikan

Saat akan mengkonsumsi makanan atau minuman, alangkah baiknya cek kualitasnya. Rendahnya food safety menuntut kita agar lebih selektif dalam memilih panganan. Cek apakah makanan masih layak dikonsumsi atau bahan yang dikandungnya aman untuk kesehatan tubuh, seperti tanggal kadaluarsanya.

  1. Atur jumlah kalori yang dikonsumsi

Selain bahan pembuat dan tanggal kadaluarsa, jangan lupa perhatikan kadar atau jumlah kalori yang dimiliki makanan atau minuman yang dikonsumsi. Meskipun cuma camilan yang kecil, pasti punya kalori juga. Jadi jangan lupa cek labelnya ya.

  1. Kurangi porsi makan

Coba untuk mulai kurangi porsi makan, terlebih saat makan bersama teman atau keluarga di malam pergantian tahun. Jika cenderung lebih suka camila, kamu bisa batasi konsumsi nasi ataupun sebaliknya. Ini bisa membantu kamu dalam mengontrol berat badan supaya tetap stabil menyambut tahun 2020 nanti.

  1. Hindari camilan berkalori tinggi

Buat kamu yang sering ngemil coklat, keju, atau makanan berlemak lainnya coba mulai dikurangin deh. Makanan berlemak ini justru mengandung jumlah kalori yang 2 kali lebih besar dari makanan karbohidrat, seperti nasi lho. Efeknya, impian body goal akan sirna.

  1. Perbanyak minum air putih

Biar semakin sehat dan bugar, jangan lupa perbanyak juga minum air putih hingga lebih dari 2 liter per harinya.

  1. Rutin konsumsi makanan sehat

Jangan cuma diet atau konsumsi makanan rendah lemak, kamu juga harus banyak makan sayur dan buah-buahan. Usahakan selipkan makanan ini saat sarapan, makan siang, malam, bahkan dijadikan camilan sehat juga bisa.

  1. Jangan lupa olahraga

Liburan bukan berarti libur juga olahraganya. Tetap rutin berolahraga atau menggerakkan badan di waktu-waktu senggang, biar berat badan dan bentuk tubuh stabil, bugar, dan sehat.

  1. Tidur yang cukup

Meskipun ingin ikut merayakan tahun baru, usahakan jangan begadang sampai pagi ya. Tetap harus penuhi waktu istirahat yang cukup minimal tidur 6 sampai 8 jam.

4 Kondisi Psikologis yang Sering Gagalkan Upaya Mencapai Tubuh Ideal

Diet dan olahraga dipercaya secara umum sebagai cara utama orang yang ingin menjaga tubuh tetap ideal dan menurunkan bobot. Walaupun begitu, meski kamu sudah mengikuti semuanya secara rajin dan teratur, berat badan tak kunjung turun juga. Apa yang salah?

Kondisi psikologis juga bisa berpengaruh dan bahkan menghambat progress dan menjauhkanmu dari tujuan. Sehingga penting untuk menyiapkan mental juga sebelum berdiet. Dikutip dari Times of India, berikut 4 kondisi psikologis yang perlu diwaspadai:

  1. Menetapkan tujuan tidak realistis

Memasang tujuan yang tidak realistis adalah kesalahan pertama yang sering dilakukan oleh banyak pelaku diet. Misalnya, jelas-jelas tak mungkin untuk bisa menurunkan 5 kilo selama seminggu dengan rencana diet sehat. Jika kamu melakukannya, di akhir kamu justru akan semakin kecewa dan kehilangan motivasi. Evaluasi lagi kemampuanmu dan tetapkan tujuan yang realistis jika kamu ingin mendapatkan tubuh yang ideal.

  1. Banyak alasan

Rasa malas adalah faktor lainnya yang bisa memperlambat proses mencapai tubuh ideal. Jika kamu selalu menemukan alasan untuk melewatkan olahraga atau memakan karbohidrat maka kamu melakukan kesalahan yang besar. Hal baik datang pada mereka yang mencoba dan tanpa mencoba kamu tidak akan bisa mendapatkan tujuan kamu. Tubuh ideal membutuhkan waktu dan konsistensi, kamu harus bekerja keras selama beberapa bulan untuk itu.

  1. Kurangnya rasa percaya diri

Percaya pada diri sendiri adalah kuncinya. Jika kamu tidak percaya pada diri sendiri maka jalan menuju tubuh yang ideal akan cukup sulit bagimu. Tak peduli seberapa berat kamu, akan selalu ada jalan dan cara bagimu untuk mencapai tubuh yang ideal. Yang kamu perlukan hanyalah percaya pada dirimu dan bekerja keras untuk mendapatkan tujuanmu.

  1. Terlalu stres

Tak bisa disangkal bahwa stres di dunia modern ini telah menjadi bagian hidup kita sehari-hari. Namun terlalu stres saat menjalani program diet bisa membahayakan. Stres bisa membuatmu makan makanan tak sehat dan hormon stres bisa mengganggu prosesnya. Maka dari itu tenangkan pikiranmu dan rilekslah

5 Makanan Sehat yang Bakal Ngetren di 2020, Mau Coba?

Selain rutin berolahraga, untuk menjaga kesehatan tubuh diperlukan pula makanan yang sehat. Tahun 2019 ini adalah tahun di mana tren makanan sehat sudah banyak bermunculan dan digemari masyarakat, seperti susu oat dan makanan probiotik.

Dikutip dari Women’s Health, para ahli nutrisi memprediksi beberapa makanan sehat yang akan populer di tahun 2020, apa saja?

  1. Protein nabati

Di tahun 2019 ini masyarakat telah menyadari pentingnya mengonsumsi makanan yang bersumber dari protein nabati, seperti biji-bijian dan kacang-kacangan. Nah, di tahun 2020 mendatang, makanan yang mengandung protein nabati tampaknya akan menjadi populer lagi.

“Mereka (protein nabati) selalu ada, tetapi ketika orang menjadi lebih sadar tentang sumber makanan, protein nabati kemungkinan akan mendapatkan lebih banyak momentum pada tahun 2020,” kata Ahli Gizi dan Nutrisi, Laura Iu, RD.

  1. Berbasis tanaman

Meskipun produk-produk makanan yang berbasis nabati telah banyak diminati, namun menurut ahli gizi, pada tahun 2020 akan terjadi peningkatan terhadap flexitarian, diet yang mengurangi makanan produk hewani dan memperbanyak makanan produk nabati. Kemungkinan juga akan ada lebih banyak produk sayuran hibrida.

“Menurut laporan Eat Lancet yang terkenal , diet yang berkelanjutan yang mendukung kesehatan manusia dan planet untuk jangka panjang didasarkan pada tanaman, tetapi masih memberi ruang bagi jumlah makanan hewani yang lebih sedikit,” kata Ahli Gizi dan Nutrisi, Maggie Moon, RD.

  1. Nootropik

Nootropik adalah senyawa yang membantu meningkatkan fungsi otak, termasuk fungsi memori dan kognitif. Mereka datang dalam bentuk suplemen atau obat-obatan, tetapi ada juga sejumlah makanan nootropik yang meningkatkan kesehatan kognitif, seperti kunyit, blueberry, salmon, brokoli, kenari, kuning telur, dan rumput laut.

“Pada 2020, hanya satu dekade singkat dari setiap Baby Boomer menjadi usia pensiun. Akibatnya, orang semakin khawatir tentang kesehatan otak,” jelas Moon.

  1. Susu non-hewani

Kebanyakan susu yang dikonsumsi masyarakat adalah susu yang berasal dari hewan, seperti susu sapi. Namun kini telah banyak produk susu yang berasal dari kacang-kacangan seiring dengan tren vegan yang banyak diterapkan masyarakat.

“Hari ini hampir setiap kacang almond, bunga matahari, jambu mete, walnut memiliki versi susu,” ahli nutrisi Keri Gans, RD.

  1. Pemanis alami

“Menurut Dewan Informasi Makanan Internasional, hal nomor satu yang dilakukan orang Amerika untuk makan lebih sehat adalah membatasi asupan gula,” kata Moon.

Untuk memperbaiki semua asupan gula itu, Moon memperkirakan lebih banyak orang akan mencari rasa manis alami dari makanan seperti kurma, kismis, dan buah lainnya. Laporan Whole Foods pun memprediksi bahwa merk-merk makanan kemungkinan akan meluncurkan lebih banyak pengurangan sirup dan mencari sumber pemanis alami buah seperti buah delima, kelapa, dan kurma.