Kalkulator Zakat Penghasilan dan 8 Golongan Orang yang Berhak Menerimanya

Kalkulator zakat saat ini banyak digunakan sebab amat membantu pelaksanaannya. Zakat hasil jasa profesi atau penghasilan adalah sebagian harta yang hukumnya wajib dikeluarkan oleh tiap muslim. Besarnya dikeluarkan dari gaji maupun penghasilannya.

Dalam aturan agama Islam, ada 8 golongan orang yang hukumnya wajib menerima zakat. Baik itu zakat fitrah maupun zakat maal. Golongan tersebut di antaranya.

  • Orang Fakir

Orang fakir merupakan mereka yang memiliki harta serta usaha. Namun, kepemilikan tersebut hanya dapat memenuhi separuh dari total kebutuhannya. Orang fakir pada umumnya bisa hidup di desa maupun kota. Namun, akses untuk bekerjanya masih terbatas, atau skill yang dimiliki belum bisa sepadan dengan kebutuhan sandang, pangan dan papan.

  • Orang Miskin

Orang miskin merupakan mereka yang hidup dalam keadaan serba kekurangan. Orang miskin bisa juga termasuk janda yang ditinggal mati oleh suaminya, namun tidak meninggalkan warisan dan hidupnya bergantung pada pemberian orang.

  • Amil

Amil adalah golongan mereka yang memiliki tugas dalam mengelola zakat. Amil bisa merupakan anggota dari Badan Amil Zakat (BAZIS) maupun remaja masjid. Di sekolah, amilnya adalah anak OSIS atau di ekskul Rohis.

  • Mualaf

Orang yang baru memeluk agama Islam juga hukumnya wajib menerima zakat. Meskipun berkecukupan, mualaf berhak mendapatkan zakat. Tujuannya adalah untuk mengenalkan keindahan Islam yang saling berbagi. Selain itu, pemberian zakat juga dimaksudkan agar mereka tidak kesulitan selepas masuk ke agama Islam.

  • Hamba Sahaya

Mereka merupakan golongan orang-orang yang masuk dalam kategori budak. Pada zaman rosul, hamba sahaya menerima zakat berupa gandum.

  • Gharim

Gharim merupakan golongan orang yang tengah terlilit hutang. Ya, adakalanya beberapa golongan orang tidak bisa makan, minum dan memenuhi kebutuhan dasar karena hambatan hutang yang terus mencekik. Itulah sebabnya sangat tidak disarankan untuk mengambil hutang yang berbunga atau riba.

Namun, pertolongan bisa dilakukan dengan memberikan zakat pada mereka. Tujuannya agar bisa mengangkat derajat hidup dan menyambung keperluan sehari-hari.

  • Sabilillah

Mereka merupakan golongan orang atau lembaga yang tengah berjuang guna kepentingan Agama Islam. Sabilillah ini misalnya adalah guru mengaji, mubaligh, ustadz, dan kyai. Meskipun mereka berkecukupan, tetap memiliki hak yang sewajarnya untuk mendapatkan zakat sebagai bagian dari berkah menjalankan syariat agama serta menyebarkannya.

  • Ibnu Sabil

Golongan orang-orang yang sedang melaksanakan perjalanan serta kehabisan bekal. Pada zaman Rosululllah, banyak sekali ibnu sabil yang ditolong dengan beragam jenis zakat. Baik itu makanan maupun uang berupa dinar dan dirham. Namun sekarang jumlahnya semakin terbatas karena hampir tidak ada orang yang melakukan perjalanan sangat jauh berbulan-bulan dan tidak kunjung sampai, karena majunya perkembangan transportasi era digital.

Zakat dapat secara langsung dibayarkan pada golongan orang yang membutuhkan di sekitar Anda. Selain itu juga dapat melalui lembaga amil untuk didistribusikan. Keunggulan membayar zakat penghasilan melalui lembaga amil di antaranya adalah sasaran penerima lebih luas. Zakat pun akan lebih tepat sasaran, sekaligus lebih praktis.

Kini kita telah mengetahui bahwa zakat adalah salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh umat muslim. Oleh sebab itu, jika telah memenuhi syarat tapi tak menunaikannya, maka akan memperoleh dosa. Jangan lupa untuk menggunakan kalkulator zakat agar besar zakat sesuai syariat Islam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *