Ponsel Teraneh di Dunia, Pakai Nomor Putar Ala Telepon Jadul

Seorang insinyur membuat ponsel aneh dengan nomor yang diputar ala telepon zaman dulu. Lebih aneh lagi, ponselnya laku dicari orang.

Justine Haupt adalah insinyur peneliti di Brookhaven National Laboratory di New York, Amerika Serikat. Berbeda dengan orang kebanyakan, dia anti dengan smartphone yang menurut dia omong kosong dan mengendalikan penggunanya.

Dia pun menciptakan Rotary Cellphone, alias HP dengan nomor putar seperti telepon rumah tahun 1980-an. Haupt mempromosikan HP uniknya di situs resminya seperti dilihat detikINET, Rabu (19/2/2020).

Bentuknya aneh, seperti kawin silang yang dipaksakan antara telepon rumah dan ponsel. Haupt mendesain semuanya sendiri dari mainboard dengan segala kabelnya, casingnya dia bikin dengan printer 3D.

Ponsel Teraneh di Dunia, Pakai Nomor Putar Ala Telepon JadulJustine Haupt dan ponsel aneh rancangannya (Justine Haupt/skysedge)

“Saya ingin sesuatu yang sepenuhnya punya saya, personal dan taktis juga tidak usah SMS,” kata dia.

Ponsel rancangannya punya 1 fungsi utama: menelepon orang lain. Menurut dia, aneka aplikasi smartphone dan aneka fiturnya itu omong kosong.

“Dunia layar sentuh hiperkonektivitas itu mengganggu dan orang tidak punya kuasa atas telepon mereka,” kata Haupt.

Untuk menelepon orang lain, kita tidak usah memutar nomornya satu persatu. Haupt merancangnya menjadi speed dial. Setiap nomor mewakili kontak yang ingin dihubungi. Artinya dia hanya bisa menyimpan 10 nomor telepon.

Ponsel Teraneh di Dunia, Pakai Nomor Putar Ala Telepon JadulBisa rakit sendiri (Justine Haupt/skysedge)

Bahkan, tombol powernya menggunakan tombol geser. Sekali lagi, Haupt anti dengan cara menekan tombol yang lama untuk menghidupkan ponsel.

Ponsel ini memakai ATmega2560v mainboard dan FONA 3G untuk menangkap sinyal dengan antena Quad-band GSM, ada slot SIM Card 3G, baterainya 1,2Ah Lippo Battery yang umurnya cuma 2 jam. Repot juga nih!

Dengan segala kesederhanaan dan keanehan ponselnya, justru orang-orang mau membelinya dan jadi pemberitaan sejumlah media. Haupt menjualnya dalam bentuk siap rakit, kecuali beberapa komponen dan nomor putar yang mesti dicari sendiri ke tukang barang bekas.

Haupt menjualnya di situs Skysedge.us yang merupakan perusahaan robotik milik dia dan suaminya. Harganya USD 170 (Rp 2,3 juta).

Entah orang beli karena inovasi bentuknya yang aneh atau hobi merakit elektronik. Ada-ada saja!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *