Usaha Toko Mainan Dan Analisa Kelayakannya, Yuk Di Simak!

Membuka usaha toko mainan masih jadi pilihan sebagian orang. Hal ini didasari karena adanya kebutuhan yang kontinyu terkait dengan mainan anak. Selain itu, usaha ini memang mendatangkan keuntungan yang tidak sedikit. Sebuah toko grosir mainan besar bisa meraup untung sampai ratusan juta rupiah sebulannya. Sedangkan toko kecil jarang ada yang merugi.

Artinya, kebutuhan akan mainan memang selalu ada. Ini sebabnya usaha toko mainan masih diminati oleh pelaku bisnis. Namun membuka usaha tentu tidak semudah membayangkannya. Sebuah usaha bisa dinilai layak atau tidak dari beberapa aspek. Pada artikel kali ini akan dibahas apakah toko mainan adalah sebuah usaha yang layak dijalankan.


Analisa Kelayakan Usaha Toko Mainan

Kelayakan sebuah bisnis ditentukan oleh berbagai faktor. Pada usaha-usaha besar aspek penentu layak atau tidaknya sebuah usaha sangat banyak. Antara lain aspek hukum, aspek produksi, aspek resiko, aspek keuangan dan juga aspek pemasaran. Begitu juga dengan sebuah toko mainan. Sebelum membukanya, ada baiknya untuk dikaji dulu kelayakannya.

Urus Legalitas

Jika memang serius untuk melakukan usaha dengan benar, maka ada baiknya mengurus segala hal tentang legalitas. Biasanya usaha toko mainan dilakukan secara perorangan. Namun jika dalam perjalanannya usaha berkembang besar, tidak ada salahnya membentuk sebuah badan usaha berupa CV atau PT. Bentuk usaha perorangan masih cocok untuk usaha ini.

Penyediaan Barang

Berikutnya adalah mengenai aspek produksi. Produksi di sini bisa diartikan memproduksi sendiri atau mengambil dari supplier. Kebanyakan, toko-toko mainan mengambil barang dari supplier. Jika jumlah supplier sudah bisa dipastikan maka usaha ini tentu layak untuk dijalankan. Hal ini karena ketersediaan barang sudah pasti terjamin. Namun jika supplier tetap belum ada, maka usaha ini akan sulit dijalankan.

Segmen Target Pasar

Produk yang dijual sudah jelas yaitu mainan. Selanjutnya adalah segmentasi dari produk ini. Penjual harus bisa menentukan siapa pembeli mainan. Dengan mengetahui calon pembeli, penjual bisa menyuguhkan produk yang tepat. Jangan sampai menjual mainan kelas atas di lingkungan padat penduduk kelas menengah. Lakukan dulu analisa ini agar bisa menentukan lokasi dan produk yang akan dijual.

Bagaimana pemasarannya?

Jika segmentasi dan target market sudah diketahui, maka akan mudah menyusun strategi pemasaran dan promosinya. Ada banyak saluran-saluran promosi yang bisa digunakan. Namun jika penjual tidak melakukan analisa terhadap target marketnya, maka jelas toko mainan ini akan sulit berkembang.

Rencana Anggaran
Aspek penting lainnya adalah tentang keuangan. Nilai uang yang diinvestasikan untuk usaha ini harus bisa kembali dalam periode yang telah diperhitungkan. Jika usaha ini sudah dijalankan sebelumnya namun tidak dalam bentuk toko, maka forecast akan jauh lebih mudah. Kelayakan aspek keuangan dapat dilihat dari arus kas sebelumnya. Membuka toko tentu perlu investasi yang lebih besar.

Persiapan Membuka Usaha Toko Mainan

Setelah melakukan analisa kelayakan maka pengusaha perlu mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan usaha baru ini. Sebuah toko saat ini bisa berarti dua, offline dan online. Walaupun dua hal ini bisa berjalan beriringan, namun perlakuan dan persiapannya tentu berbeda.

Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan ketika memutuskan untuk menjalankan usaha toko mainan:

Pemilihan Lokasi Toko

Lokasi toko merupakan hal yang sangat penting disini. Sebuah toko fisik memerlukan lingkungan yang mendukung. Misalnya, sebuah toko mainan akan memiliki potensi penjualan yang bagus jika dibuka di lingkungan dekat dengan perumahan. Atau juga di dekat pusat keramaian seperti pasar atau supermarket.

Lain halnya jika toko dibuka di lokasi yang sepi misalnya di lokasi pabrik atau industri. Walaupun sekarang usaha bisa dijalankan dimana saja dengan sistem online, namun tetap saja pemilihan lokasi yang tepat itu penting. Toko yang berada di pusat kota juga memudahkan proses mobilisasi barang dan orang.

Pemilihan Supplier Mainan

Toko tanpa barang dagangan adalah mustahil. Bagi usaha toko mainan, keberadaan supplier dan grosir mainan sangat penting. Apalagi supplier/grosir mainan dengan pasokan barang yang lengkap dan murah, namun juga berkualitas. Usahakan memiliki beberapa supplier mainan. Hal ini bertujuan untuk menjamin stok barang tetap tersedia. Anda bisa mendapatkan info lengkap tentang supplier dan pusat grosir mainan di sini: Pusat Grosir Mainan Anak Di Jakarta Bagian 1 (Pasar Pagi Asemka)

Memilih supplier itu gampang-gampang susah. Jika memungkinkan, pelajari bagaimana toko mainan pesaing mendapatkan pasokan mainannya. Memang tidak semua pesaing mau memberikan informasi ini. Namun dengan komunikasi yang baik, pesaing bisa dijadikan teman berdagang yang menguntungkan.

Melakukan Pencatatan yang Rapi

Toko mainan umumnya diisi oleh banyak jenis mainan. Selain mainan biasanya pemilik toko juga menambah dagangannya dengan pakaian dan keperluan bayi. Hal ini menjadikan stok barang di toko cukup banyak. Stok banyak ini perlu dicatat dengan rapi. Barang yang masuk dan keluar harus dicatat dan tidak boleh terlewat.

Dari catatan stok ini akan terlihat barang apa yang paling laku terjual. Untuk bisa melakukan ini, harus ada orang yang ditunjuk, dalam hal ini tentu saja karyawan. Pilih atau pekerjakan karyawan yang teliti dan cekatan. Buat juga catatan penjualan yang rapi setiap bulannya. Untuk memudahkan pekerjaan, pertimbangkan untuk menggunakan POS yang sekarang marak dijual di pasaran.

Jangan Multitasking

Di awal usaha memang pemilik selalu ingin menekan biaya. Namun jangan sampai terlalu pelit. Misalnya dengan mempekerjakan hanya satu karyawan, selebihnya ditangani sendiri. Ingat, sebuah toko itu layaknya perusahaan kecil. Harus ada pembagian tugas. Ada yang bertugas sebagai kasir, melayani pembeli, menjaga dan mengatur parkiran, mengurusi gudang dan stok barang, dan tugas lainnya.

Jelas ini tidak mungkin diselesaikan sendiri oleh pemilik toko. Jangan hanya karena sekarang ada software kasir yang bisa difungsikan untuk membuat segala bentuk laporan maka pemilik tidak mempekerjakan kasir. Fungsi pemilik usaha adalah untuk monitoring. Selebihnya, delegasikan kepada karyawan.

Tata Letak Toko

Sebuah toko yang nyaman adalah toko yang memiliki ruang gerak maksimal. Dalam mengatur tata letak, tempatkan kenyamanan pembeli pada urutan pertama. Wajar jika pemilik toko ingin memajang semua barang dagangannya. Namun, perhatikan juga keleluasaan pembeli dalam hal menyentuh, mencoba dan melihat-lihat barang.

Tata letak yang kurang tepat akan menimbulkan kesan sempit dan suram. Kegiatan belanja menjadi tidak nyaman jika begini keadaannya. Susun rak-rak dengan simetris kemudian tempatkan barang dengan rapi. Atur juga etalase sedemikian rupa agar pembeli leluasa melihat, memilih dan mencoba mainan. Jaga juga kebersihan dan pencahayaan toko.

Pilih Karyawan yang Berorientasi Pada Kepuasan Konsumen

Karyawan toko mainan harus memiliki sikap yang ramah dan solutif. Kebanyakan konsumen toko mainan adalah dari kalangan orang tua dan anak-anaknya. Maka, latihlah karyawan agar bisa selalu bersikap ramah. Orang yang datang ke toko mainan kadang bingung dengan banyaknya pilihan, maka karyawan harus bisa mengerucutkan pilihan mereka pada satu produk.

Usaha toko mainan adalah usaha yang potensial untuk dijalankan. Kebutuhan akan mainan selalu ada selama masih ada anak-anak. Dengan analisa dan perhitungan yang tepat, toko ini bisa jadi pilihan usaha. Membuka usaha berarti telah ikut meningkatkan pendapatan masyarakat. Ada lapangan kerja baru yang dibuka. Usaha-usaha seperti ini diharapkan bisa memperbaiki ekonomi masyarakat.

Macam-Macam Mainan Anak Perempuan Untuk Kado Ulang Tahun

Sebagian orang tua masih berpatokan pada gender ketika membelikan mainan untuk anak. Padahal, semakin beragam mainan yang dimainkan anak, maka semakin kreatif dan open mind si anak nantinya. Apalagi bagi orang tua yang memiliki anak perempuan, mereka sering bingung dalam memilih macam macam mainan anak perempuan. Belum lagi untuk memilih kado ulang tahun anak perempuan. Sebenarnya mainan adalah jenis kado yang paling gampang dicari.

Namun, masih banyak orang tua yang bingung memilih macam macam mainan anak perempuan.

Hal ini karena banyak yang menganggap mainan untuk anak perempuan hanya terbatas pada boneka atau masak-masakan saja. Padahal masih banyak mainan lain yang bisa dijadikan pilihan.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Menghadiahkan Mainan

Boleh-boleh saja menghadiahkan mainan untuk anak perempuan yang berulang tahun. Namun ada baiknya melakukan sedikit analisa sebelum membeli mainan. Anak perempuan cenderung menyukai segala hal yang berwarna cerah. Selain itu, bentuk-bentuk mainan yang imut dan lucu juga sering menarik perhatian anak perempuan.

Oleh karena itu, hadiahkanlah mainan yang mempunyai warna cerah dan bentuk lucu. Biasanya mainan dengan bentuk yang sedikit aneh atau cenderung menyeramkan tidak menarik perhatian anak perempuan. Selain itu, anak perempuan juga menyukai mainan yang bertekstur lembut. Misalnya boneka-boneka yang empuk dan lembut.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kesesuaian mainan dengan umur anak.

Mainan untuk anak TK tentu lain dengan mainan anak SD. Sudah barang tentu juga akan berbeda dengan mainan anak balita. Oleh karena itu, berikanlah mainan yang sesuai umur agar bisa langsung dimainkan. Juga untuk menghindari mainan tidak dimainkan karena sudah tidak cocok dengan usianya.

Perhatikan juga manfaat dari mainan itu. Macam-macam mainan anak perempuan memang banyak. Namun jangan juga asal menghadiahkan mainan. Ada mainan-mainan yang memang dirancang untuk menunjang tumbuh kembang. Nah, mainan seperti inilah yang bisa dipilih sebagai kado. Anak perempuan juga menyukai mainan-mainan edukatif.

Jangan lupakan kualitas dan keamanan mainan yang dipilih. Karena ini untuk diberikan sebagai kado, maka pilihlah mainan dengan kualitas baik. Kado mainan dengan kualitas yang baik akan sangat berkesan. Mainan dengan kualitas baik memiliki struktur yang kokoh dan tebal. Selain itu warna mainan berkualitas biasanya lebih utuh dan tidak pudar.

Pilihan Mainan Anak Perempuan yang Bisa Dijadikan Kado

Macam-macam mainan anak perempuan kadang malah membuat orang tua bingung. Padahal hal ini bisa disiasati dengan membeli mainan yang universal. Artinya mainan itu bisa dimainkan oleh semua gender. Jadi jika kebetulan si anak perempuan mempunyai saudara laki-laki mereka bisa bermain bersama.

Berikut ini adalah beberapa mainan anak perempuan yang cocok dijadikan kado:

Mainan Masak-masakan

Sepertinya inilah mainan paling populer bagi anak perempuan. Hampir tidak ada anak perempuan yang tidak menyukai mainan masak-masakan. Jenis mainan ini telah berevolusi menjadi mainan yang sangat seru untuk dimainkan. Jika dulu mainan masak-masakan adalah seperangkat alat dapur dalam bentuk kecil, saat ini tersedia juga dalam bentuk besar.

Kini mainan ini hadir dalam bentuk kitchen set yang lengkap dengan peralatan masak berupa panci, kompor, teko, pisau dan juga spatula. Menariknya lagi, kitchen set ini juga dilengkapi dengan buah-buahan dan sayur yang bisa dipotong. Pengalaman bermain masak-masakan jadi tidak terlupakan. Harga mainan ini dibanderol mulai dari 200 ribu rupiah sampai 1,5 juta rupiah.

Boneka

Mainan yang satu ini memang identik dengan anak perempuan. Ketika memilih mainan sebagai kado untuk anak perempuan, seringkali pilihan jatuh pada boneka. Anak perempuan memang suka bermain peran. Maka dari itu, pilihlah boneka yang bisa mereka jadikan sarana bermain peran. Barbie masih jadi pilihan yang populer. Namun, ada banyak juga jenis boneka yang lain, diantaranya boneka yang bisa mengaji. Lihat foto ilustrasinya dibawah ini.

Selain itu, beberapa supplier seperti IKEA memiliki koleksi boneka yang unik dan menarik untuk anak perempuan. Biasanya IKEA memproduksi boneka dari kreasi anak-anak yang ikut dalam lomba mereka. Jadi, anak-anak akan langsung merasa dekat dengan boneka itu. Selain itu, bahan yang digunakan juga lembut dan empuk. Anak perempuan pasti suka.

Rumah Boneka

Jika yang berulang tahun kebetulan adalah anak sendiri atau keponakan kesayangan, bolehlah memberi sesuatu yang bernilai lebih. Salah satunya adalah rumah boneka. Mainan ini akan sangat cocok diberikan jika si anak mempunyai banyak koleksi boneka Barbie atau sejenisnya. Bisa juga disandingkan dengan koleksi mainan bentuk hewan yang dimiliki si anak.

Rumah mainan ini sangat lengkap. Anak perempuan bisa mendapatkan furniture, peralatan mandi, meja rias, dapur dan mesin cuci. Bagi anak perempuan ini adalah hadiah yang diidam-idamkan. Sudah terbayang, kan, betapa bahagianya mereka ketika mereka mendapatkan mainan impian mereka? Harga mainan ini memang cukup mahal, yaitu sekitar 2,5 jutaan untuk jenis super.

Lego
Perusahaan mainan kawakan ini memang brilian. Lego ternyata mainan yang universal sehingga cocok juga dimainkan oleh anak perempuan. Lego bisa mengasah kreatifitas anak perempuan yang memang senang dengan sesuatu yang detail. Selain bisa mengasah kreatifitas, Lego juga seru untuk dimainkan bersama orang tua atau saudara. Seri Lego Friends adalah seri yang bisa dipilih untuk kado anak perempuan.

Pasir Mainan
Pasir mainan adalah salah satu dari macam-macam mainan anak perempuan yang cocok dijadikan kado. Dalam satu set pasir mainan terdapat 6 buah pasir warna-warni, sekop kecil, cetakan, pisau ukir dan tatakan. Anak perempuan bisa bebas mencetak bentuk kesukaan mereka. Biasanya cetakan berbentuk hewan-hewan laut. Pasir mainan ini bisa menghadirkan aktivitas luar ruang yang menyenangkan bagi anak.

Play-Doh
Anak perempuan pasti menyukai PlayDoh karena mereka bisa bebas berkreasi. Untuk anak perempuan, jenis PlayDoh yang bisa dipilih adalah Sundae Scoop atau juga Mysteries Disney Frozen. Namun pada dasarnya, semua seri PlayDoh cocok untuk dimainkan oleh anak perempuan. Mainan ini tergolong mainan edukatif karena merangsang daya pikir dan kreatifitas anak.

Permainan Kasir
Seperti dibahas di atas bahwa anak perempuan suka bermain peran. Permainan kasir adalah jenis mainan yang cocok untuk mengakomodir kesukaan anak perempuan ini. Dalam satu set permainan kasir biasanya akan ada uang-uangan, mesin kasir, dan juga struk mainan. Mainan ini akan sangat seru dimainkan bersama dengan teman atau saudara.

Agar anak semakin gembira, orang tua juga bisa ikut bermain di permainan kasir ini. Orang tua bisa berpura-pura menjadi pelanggan yang akan membayar belanjaannya. Sementara anak menjadi kasir. Melalui permainan ini, orang tua bisa sekaligus mengajari anak tentang berhitung dan bagaimana transaksi jual beli dilakukan.

Macam-macam mainan anak perempuan di atas membuat pilihan kado ulang tahun semakin beragam. Pilih mainan yang tahan lama agar mainan tadi bisa dimainkan selama beberapa waktu kedepan. Yang paling penting lagi adalah jangan membatasi mainan pada anak perempuan. Biarkan jika pada suatu saat mereka ingin mainan anak laki-laki. Hal ini agar anak tetap kreatif dan tidak terkotak-kotak nantinya.

Kiat Memilih Mainan Anak Laki-Laki 1 Tahun

Memilih mainan anak laki-laki 1 tahun tidaklah sulit. Asalkan orang tua memahami kebutuhan dan kecenderungan anak laki-laki pada mainan. Anak laki-laki cenderung lebih cepat bosan jika dibanding dengan anak perempuan. Oleh karena itu, kebutuhan anak laki-laki akan mainan jauh lebih besar dibanding anak perempuan.

Memasuki usia 1 tahun, anak laki-laki telah mengalami perkembangan saraf-saraf motorik. Di usia ini, telah terjadi perubahan perilaku dari bayi menuju balita. Gigi yang sudah mulai tumbuh, kemampuan memegang benda dan berjalan, adalah hal-hal yang mungkin terjadi di usia 1 tahun. Sehingga kebutuhan mainan yang sesuai untuk anak balita tersebut mulai timbul di usia ini.


Artikel ini akan membahas kiat dalam memilih mainan anak laki laki 1 tahun tersebut.

Yuk Cekidot!

Kenali Perilaku Anak 1 Tahun Agar Tepat Memilih Mainan

Ketika anak menginjak usia 1 tahun, mungkin inilah saat-saat tersibuk bagi orang tua. Pasalnya anak 1 tahun sedang getol-getolnya belajar semua hal baru. Mulai dari belajar berjalan, memegang benda lebih lama, serta belajar mengenali sekelilingnya. Selalu ada hal yang menarik perhatian anak usia 1 tahun. Tak ayal jika perhatiannya mudah teralihkan.

Anak laki-laki yang aktif akan memerlukan stimulasi yang tepat agar tumbuh kembangnya dapat berjalan sempurna. Keinginannya untuk mengeksplor semua hal sangat besar. Jadi jangan heran jika anak suka sekali mengacak-acak tas dan menumpahkan semua isinya. Atau, mengeluarkan semua mainannya dari box lalu mengembalikannya lagi. Bahkan, mereka cukup sering merusak mainannya sendiri.

Pada usia ini, memori anak juga sudah berkembang. Inilah saat yang tepat bagi orang tua untuk mengenalkannya pada warna atau bentuk. Kemampuan anak untuk mengingat rutinitas juga sudah lebih baik. Jadi, orang tua bisa mengajarkan anak untuk mulai merapikan mainannya sendiri. Berikan anak banyak mainan untuk menunjang rasa ingin tahunya.

Selain itu, anak usia 1 tahun juga sudah mulai memahami perintah sederhana. Untuk menstimulasi kemampuan ini, berikan perintah dan contoh. Misalnya ketika meminta anak merapikan mainan, maka orang tua harus sambil memberi contoh. Anak 1 tahun mudah mengingat kejadian dan perintah.

Anak laki-laki di usia 1 tahun cenderung lebih aktif dari anak perempuan. Keinginannya untuk mengeksplor lingkungannya juga sangat besar. Tidak heran jika anak laki-laki di usia ini suka sekali membuat segalanya berantakan. Siasati ini dengen memberikannya mainan yang beragam. Hal ini bertujuan agar ia tak mengacak-acak barang pribadi orang tua.

Mainan Yang Cocok Untuk Anak Laki-Laki 1 Tahun
Mainan anak kebanyakan memiliki warna yang cerah dengan beragam bentuknya. Terkadang orang tua ingin membelikan semua mainan untuk anak padahal belum tentu cocok dengan usianya. Membelikan mainan yang tidak sesuai usia bisa menyebabkan mainan justru tidak terpakai.

Nah, seperti apa mainan anak laki-laki 1 tahun?

Simak beberapa pilihan yang cocok di bawah ini:

Mainan Berbentuk Alat Transportasi

Pilihan lain untuk mainan anak laki-laki 1 tahun adalah mainan alat transportasi. Pilihan di jenis mainan ini sangat beragam. Berikan berbagai jenis alat transportasi dan kenalkan satu per satu. Agar memorinya terlatih, orang tua bisa memerintahkan anak untuk mengambil salah satu mainan. Jika si anak bisa mengambil mainan yang tepat, artinya memorinya sudah berkembang sempurna.

Mainan segala bentuk ini ada yang berbahan kayu dan juga berbahan busa. Kedua-duanya bisa dijadikan pilihan. Pastikan ukuran mainan besar. Ukuran yang besar ini adalah untuk mencegah mainan tertelan oleh anak. Pilih mainan bentuk kualitas baik terutama untuk hal cat yang digunakan. Pastikan cat yang digunakan adalah yang aman untuk anak-anak.

Alat Musik Mainan
Mainan alat musik sangat digemari oleh anak laki-laki. Di usianya yang ke 1 tahun, mainan musik bisa jadi sarana untuk melatih kepekaannya. Suara-suara yang dihasilkan dari mainan alat musik menyempurnakan indra pendengaran.

Kiat Memilih Mainan Anak Laki-Laki 1 Tahun

Mainan alat musik ini ada yang dimainkan secara manual. Selain itu, ada juga alat musik mainan yang beroperasi menggunakan tenaga baterai. Biasanya mainan alat musik ini memiliki warna yang cerah dan dilengkapi lampu yang bisa menyala.

Bentuk mainan alat music juga beragam. Mulai dari bentuk basic seperti tiruan gitar atau drum sampai kepada piano berbentuk ikan. Atau juga papan musik yang bisa diinjak dan mengeluarkan suara. Aktifitas bermain alat musik mainan bisa dijadikan sarana agar keingintahuan anak tersalurkan.

Bola dan Keranjang
Anak laki-laki 1 tahun pasti suka bermain bola. Bola ini bisa berupa plastik atau kain. Jika untuk keamanan ketika dimainkan di dalam rumah, tentu boneka bola lebih cocok. Lengkapi bola ini dengan keranjang mainan. Ajak anak memainkan permainan lempar bola ke keranjang. Selain keranjang bisa juga dilengkapi dengan gawang mini.

Kiat Memilih Mainan Anak Laki-Laki 1 Tahun

Permainan menendang bola ke gawang secara tidak langsung mengajarkan anak menetapkan tujuan. Kegiatan fisik ini juga sangat berguna untuk melatih ketahanan fisiknya. Anak yang aktif cenderung lebih sehat. Jadi, jangan ragu untuk mengajak balita 1 tahun bermain sepak bola mini.

Mainan Berbentuk Binatang

Mainan anak laki-laki 1 tahun lainnya adalah mainan berbentuk binatang. Karena memori anak usia 1 tahun sudah mengalami perkembangan yang baik, maka ini saat yang tepat mengenalkan binatang kepadanya. Orang tua harus aktif bermain dan mengenalkan setiap hewan kepada anak.

Kiat Memilih Mainan Anak Laki-Laki 1 Tahun

Kenalkan semua bentuk hewan mainannya dengan cara mendongeng. Kisahkan bahwa ada sebuah hutan yang damai karena semua hewan bersahabat. Dari singa hingga kelinci, semua hidup rukun. Jangan ragu untuk memberikan suara-suara lucu ketika bercerita. Biarkan imajinasi anak berkembang bebas.

Mainan Bentuk/Mainan Edukasi

Usia 1 tahun adalah usia dimana kemampuan kognitifnya mulai berkembang. Inilah saat yang tepat untuk memberikan mainan berbentuk. Bisa bentuk segitiga, balok, atau juga huruf. Untuk mengasah kemampuan motoriknya, mainan bentuk ini sangat cocok. Orang tua perlu menemani anak bermain agar anak belajar berinterakasi.

Bagi anak laki-laki, mainan alat transportasi sangat memikat. Hampir semua jenis mainan ini memiliki roda. Sehingga, anak bisa bebas mendorongnya kemanapun. Terlebih jika yang bentuknya besar. Anak bisa bebas mendorongnya sambil berjalan. Tentu saja rasa ingin tahunya bisa terpuaskan dari mainan ini.

Balok Bongkar Pasang

Mainan ini sangat mengasyikkan dan bisa mengasah otaknya. Biasanya mainan jenis ini tersedia untuk berbagai rentang usia. Berikan yang cocok untuk 1 tahun agar anak tidak kesulitan saat memainkan. Untuk anak 1 tahun, biasanya bentuk tidak terlalu sulit dan berkuran besar. Warna yang digunakan juga terang dan mencolok sehingga anak mudah suka.

Memainkan balok bongkar pasang bisa menyibukkan anak. Orang tua bisa membiarkannya bermain sendiri dan memberikan pengawasan dari jauh. Ini juga berguna untuk melatih kemandiriannya. Tentu orang tua akan senang jika nantinya si anak tumbuh menjadi anak yang mandiri.

Memilih mainan anak laki-laki 1 tahun tidak bisa sembarangan. Kecenderungan untuk memasukkan mainan ke dalam mulut masih sangat besar. Untuk itu pastikan teksturnya halus, bentuknya besar dan berbahan atau berwarna aman. Diharapkan dari artikel ini, orang tua bisa lebih cermat dan cerdas dalam memilih mainan untuk balitanya.

Pintar Dan Jeli Ketika Memilih Jenis Mainan Anak

Banyaknya jenis mainan anak yang beredar di pasaran justru sering membuat orang tua bingung. Mainan-mainan itu ada yang murah dan mahal, untuk anak perempuan dan laki-laki, belum lagi merek mainannya. Tak jarang orang tua berputar-putar di lorong toko mainan demi menemukan mainan yang cocok bagi anak.

Padahal, menentukan jenis mainan anak yang cocok tidak begitu sulit. Memang, banyaknya pilihan membuat orang tua kadang pusing sendiri. Segala rupa model, seri, dan bentuk membuat semua mainan terlihat menarik untuk dibeli.

Kali ini akan kita bahas jenis mainan anak yang bisa dibeli, dan tips memilih mainan yang aman serta edukatif.

Yuk Di Simak!

Menilik Kembali Fungsi Mainan Sebenarnya

Pada dasarnya, fungsi mainan adalah sebagai alat untuk anak-anak bermain. Sebenarnya, semua benda apapun bentuknya bisa dijadikan mainan oleh si kecil. Mereka butuh bermain untuk mengisi waktu mereka yang memang tidak terbatas itu. Oleh karena itu, semua benda bisa mereka mainkan. Maka tidak heran jika anak kecil suka mengacak-acak barang kakak atau orang tuanya.

Karena fungsinya sebagai alat, maka mainan harus bisa menunjang kebutuhan bermain anak. Untuk mengetahui seperti apa kebutuhan bermain anak, cara yang paling mudah adalah dengan melihat usianya. Bertambahnya usia diiringi dengan tumbuh kembang anak. Dari sini berikan mainan yang bisa langsung dimainkan agar tumbuh kembangnya semakin baik.

Pemberian mainan sesuai usia juga bisa memaksimalkan fungsi mainan itu sendiri.

Sebagai contoh, anak usia 1 tahun tentu tidak akan bisa memainkan mainan anak umur 5 tahun. Kemampuan berpikir dan motoriknya belum mencapai usia yang cocok dengan mainan tadi. Memang jika hanya untuk disentuh, dibolak-balik atau dibunyikan tetap bisa. Tapi tujuan dari mainan tadi diciptakan jadi tidak tercapai.

Agar mainan bisa berfungsi sebagaimana mestinya, orang tua perlu bijak dalam memilih jenis mainan anak. Sesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan anak. Mainan juga bisa merangsang daya imajinasi dan berpikir anak jika diberikan sesuai usianya. Untuk anak 3 tahun ke atas, mainan-mainan biasanya lebih menantang. Contohnya puzzle, sepeda, menyusun bentuk dan balok.

Memilih Jenis Mainan Anak Secara Benar dan Bijak

Seperti telah dibahas di atas bahwa peran orang tua dalam memilihkan mainan sesuai usia anak sangat penting. Jangan karena terbawa nafsu untuk membeli semua mainan yang terlihat bagus dipajang ditoko. Berikut ini beberapa panduan yang bisa diikuti dalam memilih jenis mainan anak:

1. Sesuaikan dengan Usia

Seperti telah dibahas di atas bahwa usia sangat menentukan jenis mainan anak yang bisa dibeli. Dengan berpatokan pada usia, maka orang tua tidak akan salah memilih mainan. Membeli jenis mainan anak sesuai usia juga membuat orang tua mudah dalam menentukan apa yang akan dibeli. Usahakan untuk membeli mainan yang edukatif dan berbahan aman.

Mainan edukatif adalah mainan yang dalam memainkannya memiliki nilai edukasi. Ada banyak mainan edukatif di toko mainan dan juga online shop. Sesuaikan pembelian ini dengan usia anak. Anak 1 tahun tidak akan bisa memainkan mainan edukatif untuk anak 3 tahun. Tanyakan dengan jelas kepada penjual jika di kemasan tidak tertera peruntukan usianya.

2. Jangan Batasi Mainan Berdasarkan Gender

Ada semacam pemahaman yang salah di masyarakat tentang pemisahan mainan berdasarkan gender. Misalnya, anak laki-laki dianggap tabu atau cemen ketika memainkan boneka atau masak-masakan. Demikian halnya jika anak perempuan memainkan robot-robotan atau perkakas mainan akan dianggap tomboy. Padahal, membebaskan anak bermain apa saja justru melatihnya berkreasi dan berimajinasi.

Percaya atau tidak, seseorang terjerumus ke dalam dunia LGBT bukanlah karena mainan yang ia mainkan saat kecil. Namun lebih pada pergaulannya di saat dewasa, ketidakpahaman orang tua, dan juga hal-hal lain. Jadi, jangan batasi jenis mainan berdasarkan gender. Justru, ketika anak laki-laki bermain boneka, ia sedang belajar menyayangi sesuatu. Anak perempuan bermain mobil-mobilan sedang belajar menjadi mandiri dan tangguh.

3. Jangan Asal Murah
Memilih mainan anak yang murah sah-sah saja. Apalagi di tengah meroketnya semua harga-harga kebutuhan pokok. Namun, jangan juga asal beli tanpa mempertimbangkan keamanan mainan. Pilih mainan dengan bahan baku yang aman. Keamanan bisa dilihat dari kualitas bahan, ketahanan dan ketebalan bahan, pilihan cat yang digunakan, serta sertifikat SNI-nya. Jangan lupa juga jangan beli mainan yang ujungnya tajam.

Untuk balita, jangan belikan mainan dalam ukuran kecil dan memiliki ujung-ujung yang tajam. Balita masih suka memasukkan mainan ke mulut. Resiko tersedak mainan masih sangat tinggi. Balita juga masih suka terjatuh saat berjalan. Oleh karena itu, ujung mainan yang tajam bisa berbahaya ketika balita terjatuh saat membawanya.

Jenis Mainan Anak Edukatif

Mainan edukatif yang aman bisa menunjang tumbuh kembang anak. Bila dibeli sesuai dengan usia anak, mainan edukatif ini sangat membantu anak dalam berimajinasi. Perkembangan saraf-saraf motoric dan kemampuan kognitifnya juga bisa berkembang baik.

Berikut ini beberapa mainan edukatif yang bisa dibeli :

1. Mainan Edukatif Anak 1 Tahun dan Balita

Anak balita sudah bisa mengingat sesuatu dengan baik. Oleh karena itu, ia sudah bisa diajari tentang angka, huruf, dan warna. Oleh karena itu, berikan mainan dalam ukuran besar yang memiliki warna mencolok. Angka atau huruf dengan warna-warna yang terang sangat cocok untuk anak usia ini. Pada usia ini, anak masih butuh pendampingan orang dewasa saat bermain.

2. Mainan Edukatif Anak 3 Tahun ke Atas

Imajinasi anak 3 tahun ke atas sangat tinggi. Oleh karena itu, mereka tampaknya sudah tidak tertarik lagi bermain angka dan huruf. Orang tua bisa mulai membelikan mereka mobil-mobilan, robot, bola, sepeda, serta mainan yang bisa dikoleksi. Mainan yang bisa dikoleksi ini bisa berupa action figure, automotive series, Barbie, dan beberapa jenis lainnya.

Selain itu, mereka sangat suka bermain peran. Jadi jenis mainan anak seperti perlengkapan dokter, chef, mekanik, kasir, teller bank, dan polisi sangat menarik bagi mereka. Cobalah bermain peran dengan mereka melalui mainan-mainan ini dan biarkan imajinasi mereka berimajinasi dengan bebas.

3. Mainan Anak Usia 6 Tahun ke Atas

Di usia ini, anak sudah bisa menentukan mana yang ia suka dan tidak. Kemampuan berpendapatnya sudah baik namun masih mudah dipengaruhi. Berikan mainan yang bisa membantunya menentukan minat dan bakatnya nanti. Misalnya, berikan anak mainan science set agar keinginan bereksperimennya bisa terpenuhi.

Mainan-mainan konstruksi juga sudah bisa diberikan. Usia ini membutuhkan kegiatan yang bisa membuatnya sibuk tapi tetap aktif. Sesekali mereka masih suka bermain peran apalagi jika di rumah banyak saudara dan teman. Namun, mereka mulai memiliki kesukaan akan mainan jenis tertentu. Nah, tugas orang tua adalah mengakomodir itu.

Jenis mainan anak bisa sangat banyak. Yang terpenting adalah mempertimbangkan faktor usia dan keamanan saat membelikan mainan anak. Orang tua diharapkan aktif juga bermain bersama anak agar tercipta hubungan emosional yang baik.